Supadi, S.Si., M.Si., Dewi Rossalia, S.Si., R. Maas Shobirin, S.Si., B. Hendro Yulianto, S.Pd., Dewi

The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints desires to encourage its members to specific their creativity and develop their abilities. For the reason that museum has varied event spaces including an amphitheater, sunken gardens, and a gazebo named the Temple of Love with an authentic rock trail and beautiful walk to and from the museum proper, it is the excellent location for most out of doors as well as indoor events.\n\nAlam Puri Art Museum Resort & Spa telah menyambut tamu sejak 12 Nov 2010. Harap masukkan tanggal pilihan Anda untuk mengecek ketersediaan. Kamar ini memiliki balkon pribadi dengan pemandangan taman dan sawah. Kamar dilengkapi dengan kelambu, kulkas, dan minibar. Kamar mandi dalamnya menawarkan bathtub dan perlengkapan mandi gratis.\n\nSebentar lagi Anda akan menerima data terbaru tentang resort-resort terbaik, berbagai promo fantastis, dan tempat tujuan yang sangat menarik. Kami akan kirimkan data terbaru dengan diskon khusus sampai dengan 50%. merupakan bagian dari The Priceline Group, perusahaan terkemuka di dunia untuk perjalanan online dan layanan terkait lainnya.\n\nKarenanya, kegiatan booking resort murah pun akan semakin sering Anda rasakan. Traveloka menawarkan berbagai metode pembayaran, mulai dari bank transfer, credit card, hingga pembayaran melalui gerai offline seperti Indomaret dan Alfamart. Khawatir akan kehilangan kamar yang telah dipesan?\n\nKonsep penginapan ini adalah akomodasi yang berada di rumah penduduk setempat. Selain mendapat fasilitas kamar, Anda juga akan disediakan sarapan oleh pemilik rumah. Traveloka juga menawarkan berbagai pilihan B&B yang dapat digunakan hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp85.000.\n\nJika Anda mempunyai pertanyaan atau tertarik untuk memasang iklan dengan kami, harap menghubungi kami melalui formulir ini. The Met’s American paintings section also has considered one of their earliest sculptures from 1870 on display. Hiram Power’s California was one of the first pieces that inspired them to focus building the museum around American art.